Posted in Cerita Sehari-hari

Tentang Kekuatan Tulisan, Mimpi, dan Takdir

Pernahkah kalian pernah mendengar tentang kekuatan tulisan? Apakah kalian mempercayainya? Ya di sini aku akan membagi pengalamanku tentang kekuatan tulisan. Sebuah buku yang pernah aku baca mengungkapkan bahwa apa yang akan kita tulis sekarang suatu saat nanti akan terwujud.

Pertama-tama aku tidak begitu mempedulikannya, menganggapnya angin lalu. Beberapa hari kemudian aku mengikuti acara bedah buku ‘The Secret’ itu sekitar tahun 2009, saat itu aku masih duduk di kelas sepuluh. Kak Ryan Martian secara gamblang membedah isi buku yang ternyata fantastis itu. Satu hal yang membuatku tertarik adalah tentang kekuatan tulisan. Sebuah percobaan dilakukan kepada masyarakat New York, mereka harus menuliskan cita-cita mereka sepuluh tahun yang akan datang (untuk detail tahunnya aku lupa), dan ternyata setelah dibuktikan sepuluh tahun berikutnya rata-rata mereka yang berhasil adalah orang-orang yang menuliskan cita-citanya, mengabadikannya lewat abjad. Tentu saja setelah pulang dari acara bedah buku aku melakukannya. Segera kuambil kertas dan menuliskan impian jangka pendekku, cerpenku dimuat di majalah! Aku masih ingat, waktu itu Februari 2009. Aku menuliskan mimpiku itu di selembar kertas binder bergaris, menempelkannya di meja belajar sehingga setiap malam aku bisa membacanya. Kemudian setiap akan tidur aku selalu membayangkan salah satu cerpenku dimuat di majalah terbitan ibu kota. Aku mimpikan sampai detailnya. Ajaib! Tiga bulan kemudian aku mendapat telepon dari redaktur majalah terbitan ibu kota. Cerpenku di muat! Alhamdulillah. Itu cerpen pertamaku yang berhasil nampang di media cetak. Dari kejadian itu aku semakin percaya, jika sebuah tulisan benar-benar memiliki kekuatan J

September 2010. Untuk yang kedua kalinya, aku melakukan hal yang sama. Memimpikan cerpen keduaku dimuat di majalah ibu kota. Aku melakukan hal yang sama seperti yang pertama. Menuliskan mimpiku, menempelkannya di meja belajar, dan terakhir memimpikannya sampai detailnya. Alhamdulillah, cerpen keduaku lolos dan nampang di media cetak untuk yang kedua kalinya.

Februari 2011. Aku menuliskan mimpiku lagi, Lulus UAN dan diterima di UGM jurusan ilmu keperawatan. Hal ini ternyata tak sepenuhnya berhasil. Alhamdulillah aku lulus UAN dengan nilai yang baik, namun belum beruntung untuk masuk UGM. Akhirnya aku mencoba mendaftar SNMPTN tertulis untuk jurusan yang sama di universitas berbeda. Tak tanggung-tanggung aku mendaftar 4 universitas dengan jurusan yang sama. Aku kembali menuliskan mimpi-mimpiku, Ya alloh semoga aku bisa diterima di keempat universitas tersebut (saking takutnya nggak dapet sekolah). Dan ternyata kekuatan tulisan itu kembali bekerja. Atas izin Alloh aku diterima di dua universitas yang tertulis di kertas bergambar harry potter dan coretan mimpiku. Malam ini, 29 June 2011 adalah malam pengumuman snmptn. Ada rasa bahagia terbesit di hatiku, namun di sisi lain hatiku mengingatkan agar jangan bergembira berlebihan. Ingat, mereka, kawanmu yang rezekinya masih tertunda. Bukankah Alloh membenci umat-Nya yang berlebih-lebihan? Tentu saja kekuatan tulisan itu bekerja juga tak lepas dari kuasa alloh dan usaha yang telah kita lakukan. Tetap semangat buat teman-temanku, sahabatku tercinta. Dunia ini tidak akan hancur karena nggak lolos SNMPTN, dunia ini nggak akan mencemooh karena gagal SNMPTN, ngga ada yang bisa merubah takdir-Nya walaupun kita menangis semalam suntuk. Mungkin ada sedikit rasa malu dalam hati kalian, tapi ingatlah kesuksesan dan masa depan itu ada di tangan Sang Pencipta,  Arsitek Maha Agung yang pernah ada.

Jumat, 1 Juli 2011 (ditulis pada malam sabtu, saat aku melihat yayu menangis)

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s