Posted in Cerita Sehari-hari

Karena Aku Mencintaimu Dalam Diam

Karena Aku Mencintaimu Dalam Diam

Hampir sepuluh kali aku mencuri pandang kepadamu. Anehnya, jika kamu balas memandangku, aku segera memalingkan muka dan menyibukkan diri dengan berpura-pura mencatat kuliah dosen.

Hampir sepuluh kali aku mencuri-curi waktu untuk bisa melihat senyummu. Anehnya, jika kamu tersenyum kepadaku, bibirku terasa kaku untuk membalas senyummu itu.

Hampir sepuluh kali aku mencoba menyapamu. Anehnya, nyaliku selalu ciut jika melihat siluet tubuhmu yang menghampiriku.

Aku tak tahu kenapa aku bisa seperti ini. Jatuh cinta kah aku kepadamu? Mungkin.

Sungguh aku begitu menikmati proses ini. sebuah proses yang kadang membuat semangatku meledak-ledak, namun bisa juga meruntuhkannya seketika. Bukannya mencintai seseorang itu wajar?

Ya, aku ingin menikmatinya.

Menikmati proses untuk jatuh dan mencinta.

Jadi, tolong biarkan aku mencintaimu dalam diam.

Semarang, 23 September 2011

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s