Posted in Kesehatan

Gadget Khusus Wanita, Perlukah?

Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia mulai digemparkan lagi dengan aksi kekerasan seksual. Yang paling ‘gress’ adalah aksi pemerkosaan yang dilakukan di dalam angkot. Sarana transportasi umum sekarang menjadi lahan favorit para pelaku criminal untuk melakukan aksinya. Sering juga kita dengar kekerasan seksual yang terjadi di kereta api. Mulai dari aksi maaf, pegang ‘pantat’, paha, bahkan sampai memegang dada. Sungguh, ironis sekali terjadi pada masyarakat Indonesia yang katanya berbudaya.

Sepertinya bukan hanya Indonesia yang mengalami masalah ini. Tetangga kita, India juga resah dengan maraknya kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan masyarakat. Wanita di India selalu merasa cemas dengan ancaman kekerasan yang bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

Untuk mengurangi tindakan kekerasan seksual, sebuah organisasi non-profit India, Whypoll meluncurkan produk bernama ‘Fight back’ yaitu sebuah aplikasi layaknya GPS yang bisa mengirimkan sinyal kepada keluarga atau teman. Dalam keadaan terancam pengguna hanya perlu menekan satu tombol dan pesan akan segera terkirim kepada keluarga dan teman untuk segera memberikan pertolongan.

Jadi saat diaktifkan, aplikasi ‘Fight Back’ secara otomatis akan mengirimkan pesan darurat (SOS) melalui text message, email dan Facebook. Saat pesan tersebut diaktifkan, penerima pesan bisa melacak lokasi pengirim pesan melalui GPS dan bisa segera datang memberikan pertolongan. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan nomer telepon polisi Delhi. Namun menurut co-foundernya, prioritas utama dari aplikasi ini adalah keluarga dan teman. Jadi, diharapkan saat pesan SOS terkirim, dengan secepat kilat keluarga dan teman si pengirim segera datang menolong dan melaporkannya pada pihak yang berwajib.

Melihat penemuan tersebut, apakah wanita Indonesia memerlukannya? Kalau menurut saya sih cukup membantu ya. Apalagi bagi wanita yang bekerja dan pulang larut malam, tentu saja alat bernama ‘Fight Back’ ini akan sangat bermanfaat sebagai ‘tameng’ diri. Nah, repotnya jika si wanita ini termasuk wanita yang memiliki sifat parno alias sedikit-sedikit cemas, kan yang repot keluarga dan teman-temannya. Lagi enak-enak tidur, alatnya bunyi. Waktu didatangi, eh ternyata si wanita cuma parno dengan seseorang yang ternyata gak ada niat untuk mengganggu J nah lo, rempong kan yang jadi keluarga dan teman-teman terdekatnya😀

Semoga bermanfaat

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s