Posted in Cerita Sehari-hari

Jadi Mahasiswa Jangan Manja!

Bu, maafin aku ya, minggu ini pengeluaranku banyak banget😦

Demikian status facebook salah seorang teman saya. Saya mengenalnya dengan baik karena dia teman satu kelas saya di PSIK UNDIP. Dalam hati saya membenarkan juga apa yang dia tulis di statusnya karena minggu ini memang pengeluaran sedang banyak-banyaknya. Ada iuran untuk membeli ini, membeli itu, iuran modal untuk mata kuliah kewirausahaan dan lain-lain. Saya sendiri menghabiskan dua kali lipat uang jatah mingguan yang seharusnya bisa untuk dua minggu ludes di minggu pertama.

Malu rasanya jika harus meminta uang tambahan kepada kedua orang tua. Apalagi bulan ini saya sudah meminta uang cukup banyak untuk membayar sewa kos. Biaya pengeluaran membengkak tapi pemasukan menyempit. Tuhan, apa yang harus aku lakukan?

Tidak adanya uang di dompet membuat otak saya bekerja lebih cepat untuk menambah pemasukan dana. Nggak mungkinlah terus menerus mengemis kepada kedua orang tua. Sempat ditawari oleh teman untuk mengajar les di sebuah lembaga bimbingan belajar di daerah Gunung Pati, kampus UNNES Semarang. Saya sudah mendaftar dan diterima menjadi salah satu tentor cuma belum memulai aktivitas saya mengajar mengingat minggu-minggu ini tugas kuliah saya sedang padat. Tugas kuliah dan organisasi silih berganti memenuhi jadwal harian saya sampai bingung mencari satu hari yang benar-benar tidak ada jadwal.

Mencari beasiswa, itu alternative lain yang teman saya sarankan. Dunia kuliah memang sangat berbeda dengan dunia SMA. Disini banyak sekali tawaran beasiswa yang bisa meringankan beban mahasiswa yang kurang mampu. Ada beasiswa prestasi dan beasiswa keringan untuk mahasiswa yang kurang mampu dalam hal financial. Dan cara ini juga sudah saya coba, namun sampai hari ini belum ada pengumuman siapa saja mahasiswa yang berhak menerima beasiswa ini (dalam hati berdoa semoga itu saya. Aminn). Belajar dari teman-teman yang memperoleh beasiswa ternyata uang beasiswa itu sungguh sangat membantu. Mereka tidak lagi meminta uang kepada orangtua untuk membiayai kuliah mereka. Beasiswa itu bisa digunakan untuk membayar uang semesteran, bahkan ada yang masih lebih dan bisa digunakan untuk membayar sewa kos. Sungguh sangat membantu sekali!

Cara nomer tiga yaitu dengan memulai bisnis. Yap, menjadi seorang entrepreneur! Siapa bilang anak muda dilarang sukses? Toh, malah lebih bagus sukses di usia muda dan tinggal menikmati hasilnya di usia tua. kegiatan bisnis mungkin sudah banyak dilakukan oleh teman-teman mahasiswa lainnya. Misalnya saja, ada teman saya dari Fakultas Hukum yang setiap hari bawa makanan kecil untuk di jual di kampusnya, padahal dia anak cowok loh. Dia tidak merasa malu dan gengsi untuk menjualnya kepada teman dan seniornya. Ada juga kakak tingkat saya yang membuka Warung Cirebon, ide yang sangat brilian. Mungkin kalau warteg atau warung tegal semua familiar dengan nama ini, tapi kalau Warcir alias Warung Cirebon sepertinya belum begitu booming. Nah, kakak senior saya bersama teman-temannya asli Cirebon mulai merintis usaha ini. Intinya dalam memulai usaha, kita dituntut untuk memiliki keberanian, dilarang minder atau krisis PD. Kita juga harus optimis dengan usaha yang akan kita rintis. Memulai bisnis dari hobi juga boleh dicoba. Jika kita memiliki hobi memasak, tak ada salahnya kan membuka bisnis catering kecil-kecilan. Atau yang hobi desainer bisa ikutan magang di kantor-kantor percetakan, di daerah kampus pasti banyak tuh. Punya hobi nulis? Coba saja kirim tulisan ke harian media massa seperti Kompas atau Suara Merdeka, honornya lumayan loh bisa untuk jatah sebulan😀

Ketiga saran dari teman saya ini mungkin bisa menjadi solusi yang bagus untuk menolong krisis financial yang sedang melanda dompet saya. Tak mungkinlah setiap kali ingin membeli pakaian atau sepatu sms atau telepon ke ibu minta kucuran dana. Kedua orang tua juga tak hanya membiayai kebutuhan saya, masih ada kakak kembar saya, kakek nenek yang sudah renta dan pastinya kebutuhan bapak dan ibu juga tidak bisa dibilang sedikit.

Jadi, say no to ‘MANJA!’

Penulis:

Sedang mencari kamu

2 thoughts on “Jadi Mahasiswa Jangan Manja!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s