Posted in Cerita Pendek

[FF] : Mencintai Kamu

Sore itu ada binar bahagia di mataku dan juga matamu. Aku tahu, saat itu Dewi Amor mulai memperhatikan kita. Masih terpatri erat di lobus frontalisku tentang senyummu, tatapan matamu, dan rasa canggung memalukanku. Ah, jika boleh kuputar waktu, ingin kuulang sore itu. Biar aku merasakan lagi buncah hatiku saat kamu menyapaku. Biar aku merasakan lagi kupu-kupu yang menari diperutku. Sekalipun rasa canggung itu menyiksaku, aku tetap bahagia. Ya, karena sore itu aku mulai memberanikan diri untuk belajar mencintai kamu.

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s