Posted in Event

#OpRec CapSoul : Tanggapan Mahasiswa Undip Terhadap PSIK JK FK Undip

nursing student

Jika mendengar kata perawat, apa sih yang pertama kali muncul di benak sahabat semua? Sebagian besar pasti menjawabnya dengan “rumah sakit” atau “orang dengan seragam putih yang kerjanya membantu dokter,”.  Memang tidak ada yang salah dengan jawaban tersebut, semuanya benar.  Perawat memang identik dengan rumah sakit, klinik kesehatan, baju putih, pasien dan dokter. Di Indonesia sendiri, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, jumlah perawat mencapai 160.074 orang dengan rasio 67,63 perawat per 100.000 penduduk. Tak bisa dipungkiri memang jika perawat masih menjadi salah satu profesi favorit. Lihat saja, di Indonesia telah berdiri banyak sekolah tinggi atau universitas yang di dalamnya membuka pendidikan keperawatan baik program D3 atau S1. Seperti di Universitas Diponegoro dengan program studi keperawatan yang membuka program S1 dan pasca sarjana ilmu keperawatan. Lantas, bagaimana sih tanggapan mahasiswa non-keperawatan terhadap mahasiswa keperawatan Undip itu sendiri?

“Kalau melihat dari kegiatan dan gedung, kadang mengobrol tentang mahasiswa keperawatan, kita menilai kegiatan cukup banyak dengan gedung yang mewah,” kata Amalina, mahasiswi FPIK 2011. Ia mengatakan jika mahasiswa keperawatan itu unik, dengan peraturan pakaian yang harus rapi dan tidak diperbolehkan untuk memakai jeans saat mengikuti kuliah.

“Saya kira memakai name tag hanya kewajiban saat LKMM (latihan keterampilan manajemen mahasiswa-red) ternyata wajib dipakai saat kuliah juga ya?” komentarnya.

amalina new

(Amalina, mahasiswi FPIK jurusan MSP 2011)

Lalu bagaimana tanggapan mahasiswa lain dengan mahasiswi keperawatan yang kebanyakan kaum perempuan?

“Identik dengan cewek ya, tapi yang cowok juga banyak dan kalo masalah mahasiswa keperawatan yang cowok, pasti banyak yang berpikiran gimana gitu ya, tapi ya so what sih, ngga ada salahnya juga, dengan identik sama cewek ngga menjadikan mereka keceweean juga kan? lagian kan profesi perawat juga ngga cuma dikerjakan oleh kaum hawa. Yang laki-laki juga banyak..mau cowok atau cewek, asalkan dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan tetap jadi profesi yg mulia kok,” komentar Fajar, mahasiswa teknik mesin Undip 2011.

Wah salut deh ternyata tanggapan tentang mahasiswa keperawatan sangat positif. Di Undip sendiri, ilmu keperawatan merupakan salah satu jurusan yang berada dibawah naungan fakultas kedokteran. Dan saat ditanya mengenai apa itu PSIK dan dimana letak gedungnya, apa jawaban mereka?

“Program Studi Ilmu Keperawatan, letaknya di sebelah RS Diponegoro,”

“Kalau nggak salah program studi ilmu keperawatan, di sebelah FPIK kampus tercinta,”

Seratus! Untuk mereka berdua. Wah ternyata ada yang tahu juga kepanjangan dari PSIK. Pengalaman penulis dengan beberapa mahasiswa non keperawatan yang ditanya mengenai PSIK, rata-rata menjawabnya tidak tahu dan pernah juga ada yang menganggap jika PSIK di Undip hanya membuka program D3 saja. Nah, kalau yang seperti ini memang harus diluruskan. Sebagai informasi juga, mulai tahun ini ilmu keperawatan Undip sudah berubah status dari program studi menjadi jurusan keperawatan. Program magister keperawatan yang awalnya ada di kampus Undip, Pleburan  juga sudah dipusatkan di kampus Undip, Tembalang.

Saat ditanya mengenai mahasiswa ilmu keperawatan Undip. Baik Amalina maupu Fajar mengaku mengenal beberapa mahasiswa keperawatan lewat organisasi maupun ikatan daerah yang mereka ikuti. Baik itu yang tergabung di BEM universitas, mengenal saat LKMM D, kelompok studi, komunitas dan berbagai macam UKM di Universitas.

Mengarah ke pertanyaan terakhir mengenai tanggapan mereka terhadap profesi perawat.

“Rajin, ramah, sabar, komunikatif, teliti,” komentar Fajar saat disuruh menyebutkan 5 kata yang menggambarkan perawat.

Lain lagi dengan Lina, dia menganggap perawat sebagai sosok yang though.“Mmm..lima kata ya, ikhlas, baik hati, ramah, ceria, baju putih,” ujar penyuka warna hijau ini, seraya diiringi senyuman manis.

Pada dasarnya mahasiswa keperawatan Undip tidak ada bedanya dengan mahasiswa jurusan lain pada umumnya. Mungkin perbedaan yang mencolok hanyalah tata cara berpakaian karena tidak banyak yang tahu jika di keperawatan dilarang keras memakai celana jeans, harus memakai name tag dan peraturan-peraturan lainnya. Mahasiswa keperawatan Undip juga banyak yang tergabung di UKM tingkat universitas. Banyak juga kegiatan dan event-event yang diselenggarakan oleh mahasiswa jurusan keperawatan Undip seperti seminar nasional dan internasional, festival ilmiah keperawatan, pengabdian masyarakat, pelatihan bekam dan lain-lain. Semoga calon-calon perawat ini kelak bisa mengabdikan diri untuk bangsa dan negara dan membawa kemajuan bagi pelayanan kesehatan di Indonesia.

Salam Perawat Indonesia😀 (dpl)

narasumber :

Amalina Zatta ‘Ishmah

Fajar Setyo Widodo

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s