Posted in Cerita Sehari-hari, Rumah Kata :)

Pada Sore

Aku ingin titip rindu pada sore

Pada langit-langitnya yang mulai merona

Pada indahnya suara adzan di masjid tengah kota

Dan pada burung-burung yang beriringan pulang kembali ke sarang.

Bagaimana kabar langit kotamu?

Masihkah kamu melakukan ini, menikmati sore diatas dermaga Losari?

Diam. Sendiri. dan sepi.

Katamu, lebih baik seperti ini. Diam memberimu kebebasan. Sendiri membawamu berarti dan sepi membuatmu lebih menghargai.

Tunggu saja, katamu pada langit sore hari

Tunggu saja sampai waktumu dan waktuku bergerak menyatu. Bukan kata, bukan manja yang membawanya maju. Namun sebuah rindu dan sebait doa yang khusyu. Sampai waktunya nanti…

free ciaooo

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s