Posted in Curhat Tentang Film

[Review] The Hunger Games

The-Hunger-Games-film-poster

Assalamualaikum..apa kabar semuanya? Gimana ramadannya? Semoga lancar dan mendapat berkah ya ^^

Oh iya kali ini saya pengin update tentang film. Yeah, akhirnya saya update juga tentang review film (kayaknya lama banget gak posting tentang film hehe). Ramadan ini saya full di rumah terus, alias gak kemana-mana. Alhamdulillah ibadah jadi lebih khusyuk. Kegiatan sehari-hari saya selain memperbanyak ibadah juga menghabiskan waktu dengan nonton film. Yap! Kemarin saya baru saja nonton The Hunger Games. Telat mungkin ya? tapi gak apa-apa deh :p Ini dia reviewnya.

Film ini bercerita tentang sebuah Negara bernama Panem. Negara ini adalah Negara yang di bangun dari reruntuhan Amerika Serikat. Negara ini memiliki 12 districk dengan tingkat kemakmuran yang berbeda-beda. Penguasa dari setiap distrik tersebut berpusat di Capitol. Berbeda dengan ke 12 distrik yang sangat tertinggal, Capitol merupakan tempat dengan jutaan impian. Kemajuan teknologinya tak ada yang menandingi. Karena sebuah peristiwa pembrontakan terhadap Capitol di masa lalu yang dilakukan oleh masyarakat distrik, akhirnya penguasa Capitol menetapkan sebuah permainan yang bernama Hunger Games, dimana setiap distrik mengirimkan perwakilannya (disebut tributes) yaitu satu remaja pria dan satu remaja putri untuk dipertandingkan dalam sebuah acara dengan rating tertinggi, yaitu Hunger Games. di permainan hanya akan ada satu pemenang dari 24 tributes yang ada. Dan untuk memenangkan permainan ini, setiap tributes harus membunuh tributes lainnya dan berusaha untuk tetap hidup hingga hanya dialah tribute yang tersisa.

Ada sebuah distrik, yaitu distrik 12 dimana tokoh utama dari film ini berasal. Yap, dialah Katniss Everdeen (Jenifer Lawrence) yang “beruntung” mendapatkan kepercayaan menjadi tribute untuk distrik 12. Sebenarnya Primrose Everdeen (adik dari Katniss) yang harus menjadi tribute untuk Hunger Games ke 74 dari distrik mereka. Namun karena Katniss sangat menyayangi adiknya, maka ia rela menggantikannya untuk menjadi tribute dari distrik 12. Untuk remaja pria, Peeta Mellark (Josh Hutcherson) yang terpilih untuk berjuang bersama Katniss melawan 22 tributes lainnya dari 11 distrik yang ada.

Perjuangan Katniss dan Peeta dimulai dengan mereka harus pergi dari distrik 12 menuju Capitol. Katniss harus meninggalkan ibu, adiknya, dan Gale, remaja pria yang cukup dekat dengannya. Di Capitol Katniss dan Peeta mendapatkan pendamping. Effie Trinket, penata busana, Cinna dan pelatih mereka, mantan pemenang Hunger Games Haymitch. Di Capitol, setiap perwakilan dari tiap distrik harus melakukan training sebelum perlombaan untuk melatih fisik dan mental mereka. Bagaimana mereka harus membuat api, survive di hutan yang dingin, dan tentu saja harus memiliki kemampuan bela diri agar tidak terbunuh oleh tribute lain. Karena ini adalah sebuah acara tahunan, maka rating sangat dinomorsatukan. Peeta dan Katniss pun harus berpura-pura saling jatuh cinta untuk meningkatkan rating, sehingga menarik para sponsor.

Selama hampir 120 menit, saya tak pernah merasa bosan menikmti film garapan Gary Ross ini. dari awal sampai akhir film ini sungguh entertaining. Dari departemen acting, tak ada yang kurang. Semua bermain sesuai porsi. Jenifer Lawrence bisa membangun  chemistry yang kuat dengan lawan mainnya Josh Hutcherson dan Liam Hemsworth. Meskipun sama-sama menghadirkan romansa cinta segitiga (Katniss-Peeta-Gale) ternyata film ini ceritanya lebih kelam daripada the twilight saga. Yah, adegan yang paling saya suka adalah saat perlombaan Hunger Games itu sendiri. Apalagi saat adegan emosional antara Katniss dan Peeta saat mereka harus saling bunuh karena peraturan lomba diubah seenaknya oleh penguasa capitol, tapi akhirnya Katniss melakukan tindakan yang brilliant!(tonton sendiri aja ya bagian endingnya, gak seru kalau dijabarin semuanya :D)

Kisah cinta segitiganya juga menarik. Saya suka banget sama acting Josh Hutcherson hehe.  Apalagi saat Peeta mengalami luka parah dibagian kaku dan Katniss harus merawatnya. So sweet banget deh! Kalau saya jadi Katniss saya lebih milih Peeta daripada Gale😀

Oh iya, untuk tribute favorite saya, selain Katniss dan Peeta tentunya, saya menyukai Rue (perwakilan dari distrik 11). Gadis cilik tersebut banyak membantu Katniss dan sangat lugu namun cerdik. Sayangnya ia meninggal terkena tombak. Waktu adegan ini saya sedih banget,  apalagi saat Katniss memberikan karangan bunga untuk Rue. Menyentuh banget!

Oh iya untuk film selanjutnya yaitu The Hunger Games: Catching Fire bakalan rilis November 2013 tahun ini. Can wait? Tentu saja😀

FYI, di dunia nyata kita nggak bakalan melihat Katniss jalan bareng Peeta. Soalnya Jeniffer Lawrence saat ini sedang menjalin hubungan denga Nicholas Hoult (Pemeran R di Warm Bodies) dan Josh Hutcherson juga sudah punya pacar. Kalau Gale? tahu lah, kalau si Liam Hemsworth ini sudah makin lengket dengan Miley Cyrus😀

the-hunger-games-2para tributes dari setiap distrik

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s