Posted in Rumah Kata :)

Tokyo Tower

“Sinta! Ada telepon dari Maya. Cepat diangkat!” teriak ibu dari ruang keluarga.

Aku yang sedang asyik membaca komik Deetektif Conan lekas pura-pura tidur. Kudengar langkah kaki ibu menuju kamarku. Pintu kamar berdecit, ibu sepertinya tengah geleng-geleng kepala melihat tingkahku.

“Ibu nggak tahu apa yang terjadi antara kamu dengan Maya. Kamu nggak mungkin tidur saat ngemil cokelat Monggo,”

Ibu menarik gagang pintu dan kembali berbicara dengan Maya.

Ah, ibu memang tahu semua tentangku. Sebal, kutarik selimut strawberry shortcake favoritku.

“brak!”

Sebuah album meluncur manis dari balik selimutku. Di depannya ada fotoku dengan Maya. Ah, jika ingat Maya rasanya aku menyesal telah mengenalnya. Maya, yang katanya sahabat seumur hidupku begitu tega melupakan hari ulang tahunku. Ya, hari ini adalah hari ulang tahunku yang ke 15 dan Maya melupakannya. Ia malah asyik dengan teman-teman olimpiade fisikanya.

“Sinta, maaf ya hari ini aku nggak bisa nemenin jalan-jalan ke Mall. Aku ada pembahasan soal buat lomba minggu depan,”

Argh! Maya, kenapa kamu jadi sahabatku sih? Kenapa pula kamu harus cantik dan pintar? Maya, aku iri sama kamu!

***

Happy Birthday Sinta! Kamu marah ya sama Maya? Maafin Maya ya Sin soalnya Maya udah pura-pura lupa sama ultah Sinta. Kita kan sahabat Sin, jadi Maya nggak mungkin lupa hehe. Oh iya, tadi Maya izin nggak ikut latihan buat persiapan olimpiade. Sinta izin ke Bu Nani kalau mau beli kado ultah untuk sahabat Maya yang paling keren, namanya Sinta. Selamat ultah ya Sin. Semoga bahagia selalu. Maya kasih lego Tokyo tower soalnya Maya tahu Sinta pengen banget pergi ke Jepang. Maya doain semoga Sinta bisa kesana. Maya titip salam ya buat Shinichi Kudo.

Kututup album berwarna biru yang kini telah lusuh itu. Album kenanganku dengan Maya. Lima tahun sudah dia meninggalkanku menuju dunia abadinya. Maya meninggal sepulangnya ia membeli kado ultah untukku, lego Tokyo Tower dan sepasang sarung tangan berwarna baby pink, warna favoritku. Sarung tangan itu kini berada digenggamanku. Aku melangkah meninggalkan Narita International Airport. Akan kubawa ia untuk menikmati Tokyo tower bersamaku.

diikutkan dalam #FF2in1 nulisbuku

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s