Posted in Cerita Sehari-hari

Welcome to The World, Babies!

Tanggal 15 Februari kemarin, keponakan baru saya lahir. Yippie! i’m so happy to welcoming them!

Yep, bukan hanya satu, tapi langsung dapat 2! because, yeah, they are twins baby. Mereka kembar cowok-cewek, cuma beratnya beda jauh banget. si cowok berperan sebagai kakak karena lahir pertama, bobotnya 24 ons dan si cewek berperan jadi adik karena lahir kedua, dan bobotnya 16 ons. See betapa imut-imutnya si cewek? ah, si kakak cowoknya ternyata maruk ya! haha
Saya dan keluarga belum bisa memboyong baby-baby itu pulang ke rumah, soalnya kondisi baby girl masih di ruang perinatal. Kata dokter nunggu sampai bobotnya mencapai 18 ons dulu. Kakak sepupu saya (abi nya si baby-baby) nyuruh saya buat nyariin nama buat mereka berdua. Syaratnya: islami, artinya baik, dan cukup 2 kata saja! wew, langsung saya tolak dong. Masa’ jaman sekarang cuma dua kata? -__- ini 2014 bro! :p
Sampai di rumah langsung search nama buat mereka berdua. Ternyata susah juga ya mencari nama untuk bayi kembar cowok dan cewek. Sempat tertarik sih dengan dua nama di bawah ini.
(L) Fadhil Husni Rahmani (Anak yang utama, tampan, kesayanganku)

(P) Fadhila Husna Rahmani (Anak yang utama, cantik, kesayanganku)

bagus ya? bagus dong, ini saya, my twin dan ibu yang nyari haha. Terus ada versi saya:

(L) Fadhil Sabiya Rahmani (Fadhil)

(P) Fadhilah Sabiya Rahmani (Dhila)

hampir sama sih, cuma saya lebih suka kata Sabiya yang berarti pagi hari. Kan mereka lahir di pagi hari hehe

But, for the final kita serahin ke abi dan umi mereka. Siapa tahu, si abi atau si umi punya usul nama sendiri😀

Pokoknya, welcome to the real world ya Twins! aunty cuma bisa mendoakan semoga kelak kalian menjadi generasi Rabbani, jadi anak soleh dan sholehah, berbakti pada kedua orang tua, sayang keluarga dan berguna bagi agamamu, nusa dan bangasamu. Aamiiin ya Rabb🙂

fyi di keluarga saya sudah ada 5 pasang kembar😀

Penulis:

Sedang mencari kamu

9 thoughts on “Welcome to The World, Babies!

  1. senangnyaa!! fotonya dunk mbak..🙂 ditempat saya, yang lahir terakhir kakaknya. hehe.
    kalau gak salah, memang gen kembar itu diturunkan. Saya pengen juga punya twins.😀 *nikah dulu woi!

    Suka

    1. belum sempat foto mbak..soalnya masih di ruang perinatal. cuma bisa liat lewat kaca😀 nanti kalau sudah dibawa pulang pasti saya foto hehe
      owalah, iya tuh sampai sekarang saya masih bingung dengan teori kakak-adiknya anak kembar haha
      aamiiin semoga dikabulkan ya keinginannya🙂

      Suka

    1. pernah baca tentang cryptophasia, ada sepasang anak kembar di Amerika yang melakukan cryptophasia sampai mereka berusia 8 tahun. Tapi menurut penelitian, itu dikarenakan orang tua mereka kurang membimbing mereka dalam belajar berbicara. Jadi the twins itu ngobrol lewat cryptophasia.
      btw, aku dan saudara kembarku sering menertawakan sesuatu tanpa sebab yang jelas. Misalnya ada sebuah benda yang aku anggap aneh, terus aku ketawa tanpa bilang penyebab mengapa aku tertawa. Anehnya, saudara kembarku ikutan tertawa dan kami tertawa untuk alasan yang tidak jelas. Sampai setelah tawa kami mereda, kami tahu alasan kami tertawa adalah sama. nggak tahu sih itu termasuk cryptophasia atau bukan. Yang jelas, saudara kembarku peka banget sama apa yang aku rasain. Begitu sebaliknya. Mungkin karena dari di dalam rahim sampai sekarang kita bareng-bareng terus kali yak😀

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s