Posted in Cerita Sehari-hari

Jomblo Ideologis

jemput-jodoh

Kenapa ya kalau ketemu teman lama pasti ujung-ujungnya ditanya tentang mahluk-bernama-laki-laki yang-sedang-di-hati. Antara sebel dan lucu aja kalau mengalami ini. Seperti kemarin, saya smsan sama teman saya waktu SMA. Namanya Ratna. Dulu kita berdua pernah sekelas waktu kelas XI dan XII. Temen deketku ya Ratna. Sekarang dia kuliah di Jogja dan saya di semarang. Jadi deh, komunikasi sedikit mengalami kendala apalagi Ratna sempat ganti nomor hp dan jarang online di socmed. Beberapa hari yang lalu saya mencoba menghubungi Ratna, Alhamdulillah nomer terakhir yang dia kasih nyambung. Awalnya kita smsan tanya kabar. Tentu saja saya tanya-tanya tentang Jogja (selalu excited dengan Jogja :D). eh ditengah-tengah Ratna nanya, “udah punya pacar belum?” nah lo. Akhirnya ditanya juga. Saya sih pede aja, dengan mantap saya ngetik di keypad beranak, “belum,hehe,”. Dan Ratna juga ternyata lagi jomblo juga. Ya udah deh kita jadinya cerita-cerita.

Saya: pacaran nggak seenak yang dibayangkan. Lebih baik jomblo single aja dulu, lebih bebas. Untuk sekarang enakan nyari banyak temen dulu. Biar entar tinggal milih😀

Ratna: iya bener tuh

Saya: jadi single tp yg berkualitas ya na😀

Saya nggak pernah malu karena nggak pacaran. Toh, emang saya belum siap dan belum ingin pacaran. Untuk saat ini ingin focus kuliah dulu🙂 (sambil terus memperbaiki diri). Katanya sih jodoh itu representative diri kita loh.

“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)

Eh ada loh yang bilang gini, |Kalau nggak pacaran itu susah nikahnya!|nggak pacaran?beneran? nanti kenalannya gimana?|takut ah, kalau langsung nikah gitu, takut nggak cocok|

Ehm. Gini ya, pacaran tuh nggak menjamin jodoh seseorang. Yang menentukan jodoh kita tuh Allah SWT. Jadi, selama kita mengerjakan perintah-Nya dan terus berdoa, nggak usah takut nggak dapet jodoh. Tanpa pacaran kita bisa saling kenal juga loh. Dan untuk cocok tidak cocoknya, apa ya harus pakai proses pacaran? Kalau menurut saya, proses pacaran itu malahan proses coba-coba yang sebenarnya. Apa ya kita mau jadi bahan percobaan? Kelinci aja males hehe. Pacaran juga nggak menjamin suatu pernikahan akan langgeng. Begitu pula dengan menikah tanpa pacaran. Itu semua tergantung dengan individu masing-masing🙂

oh iya jadi inget postingannya anak UI di tumblr, bunyinya gini:

“Kita adalah jomblo-jomblo ideologis bro, jomblo yang disebabkan bukan karena nasib, tapi prinsip!”

(IP, 2013)

Nah, setuju deh sama quote diatas.

Kalau milih jomblo (atau single) jadilah jomblo, jadilah single yang berkualitas.

Oke deh, selamat memperbaiki diri (sambil menunggu jodoh )!🙂

533760_647271375306522_2052522496_n

Penulis:

Sedang mencari kamu

4 thoughts on “Jomblo Ideologis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s