Posted in Curhat Tentang Film

Review Film: Divergent

Assalamualaikum!

Hai hai akhirnya balik lagi ngeblog😀

Btw, masih nuansa idul fitri nggak nih (semoga masih) saya mau ngucapin Taqobalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin ya pembaca semuaaa *tsah, macam banyak aja yang mampir dimari :p

Oke, berhubung masih libur lebaran, saya mau share tentang sebuah film yang baru saya tonton. Judulnya adalah: Divergent. Film ini hasil rekomendasi dari kakak saya tercinta. Dia bilang kalau filmnya bagus, dan emang bagus sih!😀

Divergent.Groupings

Oke film ini hampir-hampir mirip seperti The Hungger Games dan Harry Potter. Ceritanya nih, dulu pernah ada peperangan besar (nggak dijelasin peperangan apa) hingga akhirnya Chicago selamat dari kehancuran. Untuk melanggengkan keamanan kota, maka pemimpin membagi masyarakat menjadi 5 golongan. Mereka adalah Erudite (golongan cerdas, ilmuwan), Amity (golongan orang baik, petani), Dauntless(golongan pemberani, polisinya kota Chicago), Candor (golongan jujur), dan Abnegation (golongan relawan). Penggolongan ini mengingatkan saya dengan distrik di Hunger Games dan asrama di Harry Potter.

Tokoh utama di film ini bernama Beatrice Prior (diperankan oleh Shailene Woodley). Beatrice adalah anak dari keluarga Prior dari golongan Abgenation. Dia juga memiliki seorang kakak bernama Caleb Prior (Ansel Elgort). Orangtua Beatrice merupakan tokoh yang berpengaruh dalam golongan mereka.

Dan tibalah hari dimana para remaja harus melakukan test untuk menentukan di golongan manakah mereka seharusnya berada. Test ini untuk membuktikan jika tidak semua anak harus mengikuti golongan orang tuanya. Setiap individu berhak menentukan dimana mereka sebaiknya berada namun harus disesuaikan dengan hasil test.

Ada yang aneh dari hasil test Beatrice, bahwa ia ternyata adalah seorang Divergent (kelainan) yaitu satu individu yang memiliki lebih dari sifat yang menonjol, jadi bisa masuk ke Erudite, Dauntless atau Amity. Wanita yang mengujinya menasihati Beatrice agar ia tidak bilang kepada siapa pun jika ia adalah Divergent. Wanita itu memberi saran agar Beatrice mengikuti golongan orang tuanya.

Dihari yang ditentukan, Beatrice memilih untuk masuk Dauntless, dan kakaknya, Caleb memilih Erudite. Meski sedih namun kedua orang tua mereka melepas kakak beradik itu untuk mengikuti keinginan hatinya.

Beatrice segera bergabung bersama golongan Dauntless. Golongan yang banyak menyebutnya sebagai gologan orang ‘gila’ karena mereka tak memiliki rasa takut. Sebagai tantangan pertama, Beatrice harus memanjat tiang rel kereta, kemudian melompat masuk ke dalam kereta dan lompat dari kereta ke atas gedung bertingkat. Kemudian Beatrice harus melompat dari ketinggian menuju dasar gedung. Ngeri banget ngeliatnya, eh ternyata dibawahnya ada jarring-jaringnya *gagal ngeri deh*.

divergentsalah satu adegan lompat dari kereta

Setelah masuk Dauntless, Betarice mengganti nama menjadi Tris. Ia bertemu dengan cowok ganteng nan atletis bernama Four (Theo James), yang merupakan orang penting di Dauntless. Tris juga berteman dengan sesama pemula bernama Christina (Zoe Kravitz), Al dan Edward. Mereka harus menjalani seleksi untuk menjadi anggota Dauntless. Bagi yang tidak lolos seleksi mereka terpaksa menjadi Factionless (non Faksi, tanpa golongan). Orang-orang tanpa golongan ini digambarkan menyedihkan banget, hidup luntang-lantung nggak jelas, tanpa makanan dan biasanya dibantu sama golongan Abnegation.

Tes demi tes dilalui Tris, awalnya performanya sangat buruk hingga ia terancam di DO. Sampai akhirnya ia bangkit dari keterpurukan dan bersemangat lagi menjalani tes demi tes untuk menjadi Dauntless sejati. Sebenarnya, sifat Divergent Tris sudah mulai terlihat di awal latihan, saat ia mencoba menolong temannya dari kejahatan pimpinan mereka Eric (Jay Courtney). Dari sifat-sifat Tris yang berbeda membuat Four (si ganteng Theo James) menaruh simpati pada gadis ini. Hingga akhirnya Four mengetahui jika Tris adalah seorang Divergent.

Four melindungi Tris dari konspirasi yang dilakukan Erudite dan Dauntless. Pimpinan Erudite, Jenaine (Kate Winslet) sangat membenci para divergent. Ia menginginkan semua divergent mati karena divergent dipercaya bisa mengancam system. Bersama Four, yang ternyata seorang divergent juga, Tris berusaha membebaskan kota dari pengaruh jahat Jeanine.

Yah, inti dari film ini sebenarnya adalah penyelamatan kota dari pemimpin yang doyan menindas. Hampir sama seperti Hunger Games dimana di ending film terjadi pemberontakan oleh divergent dan orang-orang yang masih memiliki hati nurani.

Film ini menurut saya bagus, tidak lain dan tidak bukan karena banyak adegan actionnya😀 akting Shailene Woodley juga patut diacungi jempol. Keren! Lebih keren kayaknya dari Jennifer Lawrence hehe. Selain kaya akan adegan gulat, ada juga adegan romantisnya *secara film ini merupakan adapatsi dari novel yang bergenre remaja hehe*, yaitu adegan antara Tris dengan Four. Uwow, si ganteng Theo James keren bingits! Yang saya suka dari film ini, romantic scene nya nggak terlalu lebay macam Twilight. Lupakan deh adegan mesra yang super hoeks dari Edward-Bella. Four dan Tris menujukan sisi romantic mereka sesuai porsi. Meskipun favorit saya tetep pasangan Katniss-Peeta.

DIVERGENTduh, romantisnyaa neng Tris sama aa Four :p

Saya sendiri belum membaca novel Divergent, tapi saat saya searching di blog, banyak yang bilang jika pemeran Tris, Shailene Woodley terlalu tua untuk memerankan gadis 16 tahun ini. Umur sebenarnya si cantik Shailene adalah 22 tahun. Oh iya, Shailene Woodley pernah bermain di film Oscar The Descendenants bareng George Clooney sebagai Alexander King. Cewek ini juga pernah main di film yang diangkat dari novel laris, The Fault in Our Stars bareng pemeran Caleb Prior (Ansel Elgort). Di film itu mereka berperan sebagai sepasang kekasih.

Dan untuk Theo James? Nggak komentar deh, ini cowok ganteng banget! Walaupun banyak yang komentar jika Theo juga terlalu tua untuk meranin Four, bagi saya sih nggak masalah yang penting ganteng aja hahaha. Daripada diperanin sama si vampir yang doyan tepe tepe sama manusia, kan gantengan Theo James *ditampol penggemar Twilight*.

So, yang belum nonton Divergent, saya saranin buat segera cari filmnya dan tonton! Dijamin anda puas😀

Apalagi buat penggemar ciwi ciwi setrong macam Katniss Everdeen, kalian bisa menemukan the another Katniss dalam diri Tris Prior. Selamat menonton🙂

Shailene-Woodley-as-Tris-divergent-the-movie-32524449-500-500cantik ya Shailene Woodley

Saya kasih film ini 8 bintang dari 10 bintang.

Penulis:

Sedang mencari kamu

One thought on “Review Film: Divergent

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s