Posted in Curhat Tentang Film

The Secret World of Arriety

arrietty-poster

Oke baiklah. Kali ini saya akan kembali curhat tentang film. Jadi seperti lebaran-lebaran sebelumnya, dimana saat lebaran adalah waktu yang pas banget buat update stok film dikarenakan kakak saya yang koleksi filmnya ratusan itu bakalan mudik. Yap. Jadilah saya mudik dengan membawa hardisk eksternal kebanggaan demi repurchase film-film dari kakak.

Dan yang paling wajib buat ditonton adalah film-filmnya studio ghibli. Sejak pertama nonton My Neighbour is Tottoro saya langsung sukaaa sama karya-karyanya Hayao Miyazaki dan studio Ghibli. TOP banget deh, mulai dari jalan cerita, sound, animasi, sampai latar dari film-filmnya. Imajinatif banget!

Salah satu film Ghibli favorit saya adalah The Secret World of Arriety. Aaah sukak banget deh sama animasi yang dibuat oleh Hayao Miyazaki ini. Kisah film ini merupakan adaptasi dari novel The Borrowers karya Mary Norton. Menceritakan tentang kehidupan ‘para peminjam’ yang merupakan manusia namun berukuran kecil (tidak lebih dari 10 cm). nah imut banget kan? Jadi, para peminjam ini punya kehidupan seperti manusia. Mereka tidur, makan, dan juga mempunyai keluarga. Dan mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan meminjam barang-barang miliki manusia tanpa membuat manusia tersebut rugi. Misal ngambil gula seperlunya, ngambil kancing baju yang lepas terus nyempil di bawah sofa, atau ngambil selembar tissue yang bagi kita sepele tapi bagi para peminjam ini tissue bisa digunakan berhari-hari😀

Jadi ada sebuah keluarga borrowers yang tinggal di sebuah rumah besar di pinggir kota. Keluarga tersebut memiliki seorang anak perempuan bernama Arriety. Meski sudah berusia 14 tahun, Arriety belum satu kali pun keluar untuk menjalankan tugas sebagai peminjam seperti yang dilakukan ayahnya. Pekerjaan sehari-hari Arriety selain membantu ibunya mengurus rumah mungil mereka adalah bermain-main. Suatu hari, saat Arriety tengah bermain di taman, ia melihat seorang anak laki-laki datang ke rumah. Anak manusia tersebut bernama Shawn, secara kebetulan ia melihat sosok mungil Arriety. Namun, bukannya lari, Shawn malah ingin berteman dengan Arriety. Shwan ternyata cucu dari pemilik rumah. Ia sengaja di bawa ke rumah tersebut untuk persiapan operasi jantung yang akan dilaksanakan beberapa bulan lagi. Di rumah tersebut Shawn hanya tinggal bersama pengurus rumah. Suatu malam, Arriety melakukan tugas pertamanya sebagai peminjam. Ia dan ayahnya berkelana ke seisi rumah untuk mengambil barang-barang yang dibutuhkan. Suatu ketika mereka ingin mengambil sebuah tissue di dekat tempat tidur Shawn. Namun, karena kecerobohan Arriety, Shawn menyadari adanya mahluk kecil tersebut. Shawn berkata jika ia ingin berteman dengan para mahluk tersebut.

Sebenarnya Arriety menyukai Shawn, ia yakin Shawn merupakan anak yang baik dan cocok dijadikan teman. Namun, ayah dan ibunya melarang Arriety untuk melakukan kegiatan meminjam lagi sehingga ia tidak bisa bertemu dengan Shawn. Ayah dan Arriety khawatir kehidupan mereka akan terancam jika manusia mengetahui keberadaan mereka. Arriety merasa bersalah karena ulahnya orang tuanya menjadi cemas. Ia pun diam-diam menemui Shawn dan meminta Shawn untuk tidak memberitahu orang lain tentang keberadaannya dan keluarganya. Shawn senang akhirnya ia bisa melihat sosok Arriety. Keduanya pun berteman karena Shawn menyelamatkan Arriety dari terkaman seekor gagak hitam.

Persahabatan antara Arriety dan Shawn tidak berlangsung lama. Pelayan rumah mencium hal yang aneh dari tuan mudanya. Setelah diselidiki akhirnya pelayan tua yang licik itu pun menemukan keberadaan keluarga arriety, bahkan ia berhasil menangkap ibu Arriety dan dimasukkan dalam botol kaca. Melihat ibunya tak ada di rumah, Arriety berlari mencari Shawn dan mengatakan semuanya. Keduanya mencari ke seisi rumah, dan akhirnya ibu Arriety ditemukan dan mereka pun kabur bersama. Kondisi rumah yang tidak stabil membuat ayah Arriety memutuskan untuk pindah. Ia berencana akan membawa keluarganya keluar dari rumah keluarga Shawn dan mencari kehidupan baru di tempat lain. Semuanya demi keamanan dia dan keluarganya. Kebayang kan gimana sedihnya Arriety harus berpisah dengan Shawn? Dan kebayang kan jadi Shawn harus berpisah dari Arriety? Pokoknya endingnya so sweet😀 *tapi Arriety tetap harus pergi.

Nonton The Secret World of Arriety membuat saya flash back tentang film the Borrowers. Kalau nggak salah dulu pernah ditayangin disalah satu stasiun tv swasta. Filmnya udah jadul banget, ya iyalah itu film kan produksi tahun 1997. Jalan ceritanya hampir sama yaitu menceritakan kehidupan manusia dengan para peminjam. Selesai nonton Arriety, saya jadi berimajinasi jangan-jangan di rumah saya ada the borrowers juga ya? Terkadang saya kehilangan beberapa barang *haha ini mah karena saya suka lupa naruh* dan belakangan saya tahu kalau peminjamnya adalah saudara kembar sendiri :v (atau seringnya saya yang jadi peminjam? :p).  Okelah, film ini cucok buat hiburan dikala otak puthek mikirin tugas yang nggak selesai-selesai😀.

sumber gambar: disini

Penulis:

Sedang mencari kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s