Posted in Cerita Sehari-hari

Sebuah Perjalanan

Selasa sore.

Mengakhiri hari dengan sebuah perjalanan. Alhamdulillah, suasana kereta lumayan lengang. Mungkin karena weekdays ya. Gerbong 1 pun rata-rata terisi oleh mahasiswa atau emak-emak (saya nggak masuk dua kategori itu yak 😄). 

Di luar gerimis. Dingin.

Suasana seperti ini enaknya dihabiskan bersama orang tersayang dengan secangkir teh hangat yang kita habiskan berdua #deubaper. Bukannya malah pergi sendiri seperti ini. Ini sih nggak seberapa ya, kadang malah ada couple yang asik pelukan serasa dunia milik berdua.Haha. Saya hanya bisa tertawa.

Stasiun Bumiayu.

Ada mbak-mbak masuk. Alhamdulillah saya nggak jadi terjebak bareng cowok cowok ini. Menyebalkan karena harus mendengar obrolan cowok yang nggak penting. Duduk di kelas ekonomi memang harus anti baper. Karena duduk hadap-hadapan dan kaki kadang nggak sengaja nempel (atau keinjek). Beberapa kali kebagian tempat duduk diapit 3 cowok. Percaya deh itu menyebalkan banget. Dan mbak-mbak di samping saya menyelamatkan awkward moment ini.

Ya sudahlah~ semoga tahun depan, melakukan perjalanan nggak lagi sendiri ya. Memang sih, sendiri kadang menyenangkan. Tapi berdua sepertinya lebih asyik. Ada teman ngobrol ngalor ngidul yang bisa diajak bercanda. Bukannya malah main HP, pake masker keropi dan update WordPress.

Itu saya.

Sudah deh, kalau diterusin malah jadi curhat. Kan bahaya yes 😂

Penulis:

Sedang mencari kamu

6 thoughts on “Sebuah Perjalanan

  1. hehe.. sekarang couple nya makin berani ya mesra- mesra an di depan umum. saya kalau ketemu begitu pasti dalam hati sudah mikir jelek, “pasti bukan suami istri” hehe.πŸ˜€
    makin panjang, potensi curhatnya makin besar ya mbak.πŸ˜€

    Suka

      1. hahaha.. nggak mbak. suami istri mah biasanya act natural gituloh.. saya sama suami malah risih kalau di tempat umum mesra- mesraan, gandengan tangan aja kalau mau nyebrang doang.πŸ˜€

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s