Diposkan pada Cerita Sehari-hari

Life is Uneasy, but…

Setelah 3 hari berturut-turut lemburan terus di kantor, rasanya badan ini mulai menuntut istirahat. Yap, after a crazy friday-saturday-sunday of overworking! Akhirnya gw sariawan, sakit pinggang dan nafsu makan menurun. Gila ya. Pantes aja tadi ngantor udah nggak karu-karuan. Mata ngantuk, kepala pusing ditambah tumpukan pekerjaan baru lagi. Maaaak…I need holidays for sure! πŸ˜₯

Sekitar 7pm tadi my twin nge wassap. Nanyain lagi dimana. Ya gw jawab masih di kantor laaah. Dia kaget. Katanya, “perasaan lemburan terus deh”. Hmm..nggak cuma kamu aja kok yang bingung, akunya juga bingung kenapa lemburan terus hahaha miris amat ya.

Gegara lembur di weekend yang seharusnya jadi weekend ceria malah jadi weekend kelabu, gw kagak bisa mudik ke rumah. Padahal sudah kangen berat sama masakan ibu. Pengin banget dimasakin ikan pindang balado atau oseng oseng tempe. Nyammm rasanya udah kebayang aja nih di lidah. Bagi gw mudik tiap akhir pekan adalah kebahagiaan tiara tara. Why? Tak lain dan tak bukan adalah karena perbaikan gizi! Wkwkw (ini sudah kerja macam anak kuliah aja ya). Begini, meski status sekarang bukan lagi mahasiswa (yang harus ngirit di akhir bulan untuk bisa makan enak di awal bulan), masakan rumah adalah treasure. Katakan ya, sekarang gw punya duit untuk beli makanan yang enakan dikit, bergizi dikit.tapi nyatanya, sepulang kantor ( gw  selalu pulang setelah matahari tenggelam) nemuin warung/rumah makan yang jual masakan rumahan tuh susah say. Kebanyakan yang mangkal adalah penjual nasi goreng,baso, soto, angringkan dan aneka kuliner malam hari lainnya. Jadi ya menu makanannya yhaa itu itu aja. Bosyen. Pengen makan di cafe, udah keburu capek pengin istirahat. Ya kali masa mau makan di kafe tiap hari? Masak sendiri? Maaf, opsi ini tidak masuk kriteria karena kosan gw kagak ada fasilitas untuk masak hheheh (alasan). Minta dimasakin kekasih? Yaelah orang gw belom ketemu sama Mas kekasih. Lagian keknya kebalik deh, harusnya kan si cewek yang masakin buat si cowok.ya kan? So sweet banget deh itu, apalagi kalau dimasakin sama kekasih halal #eaaak #kayaknyasiapnikahnih #tapisamasiapa #namanyajugabarukayaknya. Ehem, cukup! Kenapa ini ujung-ujunge bahase jodoh lagi ya? Wkwk. Dasar ratu baper.

Sometimes life seems uneasy, but gw masih punya Bapak, ibu, kakak-kakak gw yang sayang dan care banget sama adeknya yang suka bikin kesal ini. Gw masih punya pekerjaan (even though di luar sana masih banyak orang berjuang melamar kerja). Gw masih dikasih sehat dengan anggota badan lengkap dan bekerja sesuai tugasnya. Gw punya temen-temen yang luar biasa. Gw masih tidur di kasur tanpa ancaman. Gw masih bisa nabung, gw masih bisa beribadah dengan tenang dan yang paling panting gw masih diberi kesempatan untuk melewati kehidupan yang berharga ini. Hidup itu tinggal bagaimana kita memandangnya. If you sure it will be okay, it will be. 

Yhaa sudah lah, mari menikmati hidup. Syukuri aja semuanya. Siapa tahu bulan depan bisa liburan dengan uang lemburan #eh. 

*gw nulis ini sambil bersin bersin. Ini karena ada yang sedang membicarakan gw ataukah ini pertanda kalau flu akan menyerang? 😩

Btw, dipostingan kali ini kata ‘saya’ diganti ‘gw’ dulu gpp yhaa. Lagi labil. Wkwk

Iklan

Penulis:

Kimi no nawa~

8 tanggapan untuk “Life is Uneasy, but…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s